31 Okt 2012

JAMBAN KELUARGA

Jamban adalah bangunan untuk membuang kotoran manusia/najis.
Jamban keluarga adalah jamban untuk dipergunakan oleh suatu keluarga.

Jamban dapat dikatakan sehat apabila :
1. Kotoran yang dibuang di dalamnya tidak mencemari air dan lingkungan.
2. Kotoran tidak dapat dijamah oleh serangga maupun tikus.
3. Tidak menjadi sarang nyamuk/lalat.
4. Tidak menimbulkan bau yang mengganggu.
5. Rumah jamban cukup terang dan cukup lubang angin.

Manfaat jamban sehat adalah dapat mencegah tersebarnya penyakit seperti muntaber, diare, typhus, desentri, kecacingan, gatal-gatal dan sebagainya.
Sebab kotoran manusia dapat mengandung bibit penyakit.

Cara menggunakan jamban :
  1.  Jamban leher angsa memerlukan air untuk menggunakannya. Pada bagian leher angsa dari jamban ini selalu berisi air.Selesai digunakan , kotoran perlu digelontor dengan air sampai hilang/tidak terlihat lagi.
  2. Jamban tanpa air, sesuai dengan namanya tidak memerlukan air penggelontor, kecuali untuk cebok. Sebelum digunakan tutup lubang dibuka, setelah jamban selesai  digunakan lubang jongkok harus ditutup kembali. Jadi bila jamban tidak sedang digunakan lubang harus ditutup.
Cara memelihara jamban:
1. Bersihkan selalu setelah selesai dipergunakan.
2. Perbaiki bila ada bagian-bagian yang rusak.




18 Okt 2012

Ciyus Miapa

Pernah denger atau lihat orang ngomong "CIYUS MIAPA" ??
Truss bingung deeh, bahasa planet mana lagi tuh..?? Pertama kali denger kata itu juga bingung banget tuh. Habisnya nggak di facebook nggak di twitter sering ada yang nulis begitu. Karena penasaran coba cari tau dulu artinya. Ternyata artinya begini : "Serius Demi apa"

Olala...aneh-aneh ya bahasa jaman sekarang, pernah ada juga yang komen di salah satu status di FB, ditulisnya "Cemungud", lagi-lagi pada saat itu kurang "ngeh" juga ternyata artinya semangat.

Ha...ha... geli banget deeh, bahasa alay koq eksis banget dimana-mana. Lucu-lucu sih bahasa alay itu.
Kreatif atau kelewat kreatif ya yang bikin trend alay ini. Nggak cuma bahasa, dandanan bahkan gayanya juga punya ciri tersendiri.
Tapi rada miris juga sih,generasi sekarang bukannya melestarikan bahasa Indonesia yang baik dan benar justru mengacaukan bahasa yang sudah ada jadi aneh-aneh.