27 Mar 2015

CAPACITY BUILDING PKM WAY KANDIS DI TABEK INDAH

Telat posting ini namanya, kegiatan tanggal 21 Maret 2015 baru diposting tanggal 27 Maret 2015. Tapi nggak apa-apa deh, daripada tidak sama sekali.

Puskesmas Ranap Way Kandis mengadakan acara Capacity Building di Tabek Indah, pesertanya seluruh staff induk, pustu dan poskeskel, walaupun nggak semua bisa ikutan, tapi tetep seru dan meriah juga kok.
Tujuan dan tema acaranya untuk mengoptimalkan kapasitas diri dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan prima dan sepenuh hati, selain itu untuk refreshing staff dan mempererat hubungan dan silaturahim antar seluruh pegawai.

Acaranya bermacam-macam, ada banyak games-games team yang seru, nyanyi dan joget bareng, flying fox yang menegangkan, selfie-selfie dan makan-makan. Hehehehehehe.... Yang jelas seruuu bangeet. :)

Ket. Foto : Sambutan dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, dr.Amran






Duet maut pak Kadis dan drg. Rosmaulina Girsang



Kadis duet sama Cita Citatanya PKM Way Kandis :p namanya mbak Yuliva Sufniantika. Kereeen yaaah


Joget massal bareng staff puskes


Joget bareng pak Kadis


Kapus unjuk gigi
 


Menanti giliran terjun, selfie dulu doonk


Huuftt.... deg degan tapi penasaran


AaaUuuOooo


Salah satu game yang melatih kerjasama
 

Kabid P2 Dinkes Kota Bandar Lampung, drg. Nunung Fismahalis


Foto bersama, sayangnya ada yang nggak ikut foto :(



22 Nov 2014

PAGUYUBAN SANITARIAN KOTA BANDAR LAMPUNG

Berawal dari Pertemuan DBD yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, teman-teman sanitarian menyepakati untuk dibentuk suatu forum yang menjadi tempat berkumpul seluruh teman sanitarian, di sinilah kami berbagi ilmu tentang program kesehatan lingkungan, bertanya dan saling sharing khususnya mengenai Kesling.

Usia paguyuban ini kurang lebih baru 1 (satu) tahun, tapi kami merasa sangat dekat satu sama lain, bagaikan saudara. Selain diskusi, sharing ilmu, ada juga arisan dan tentunya diisi dengan makan-makan donk.
Hehehehehe..... kumpul nggak kumpul makan.... Uupppsss terbalik kayanya deh.

Sebagian foto-fotonya diambil diberbagai tempat dan waktu yang berbeda-beda.








21 Nov 2014

TURUN GUNUNG

Postingan kali ini sengaja diberi judul "Turun Gunung", maksudnya adalah kami para Staff Puskesmas Ranap Way Kandis yang pada turun ke sekolah-sekolah di wilayah kerja kami, berbagai kegiatan untuk menjalankan segala program kerja yang harus kami lakukan.

Biasanya sih kami jalan rame-rame, biar kerja gak terasa berat karena dilakukan barengan dan sama-sama.
Kali ini kegiatan Pemantauan kantin SD dan sarana sanitasi dasar di SD dibarengin dengan kegiatan Penjaringan kesehatan siswa SD sekaligus Penyuluhan dan sikat gigi massal.
Senang dan segar, karena dengan turun ke sekolah-sekolah jadi ada suasana baru. Kerja plus narsis lah yaaa... hehehe.
Berikut ini foto-foto yang diambil saat kegiatan berlangsung.

Pemerannya di sesi ini adalah saya sendiri, drg. Rosmaulina Girsang, mbak Suhartini (perawat gigi), mbak Ani (perawat gigi), pak Aris Subijanto (nutrisionist), dr. Devi dan dr. Shinta Gasenova.










20 Nov 2014

PEMICUAN KADER STBM

LEBIH BERSIH,LEBIH SEHAT

Rencana untuk melaksanakan pemicuan kader STBM akhirnya terwujud juga, dari 5 (lima) kelurahan dipilih 2 (dua) kelurahan yang akan dilakukan pemicuan, yaitu kelurahan Way Kandis dan kelurahan Labuhan Dalam.

Pemicuan yang dilakukan diawali dengan penyampaian materi tentang definisi STBM, 5 pilar STBM, pemicuan, pemetaan wilayah, pengenalan alat FRP dan praktek penggunaan alat FRP.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan dengan metode pemicuan, yang mempunyai 5 pilar dan 5 indikator.

5 Pilar STBM, yakni :

1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS)
2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
3.Pengelolaan Air Minum di Rumah Tangga (PAM-RT)
4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
5. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga

Sedangkan 5 Indikator output STBM adalah :

1. Setiap individu dan komunitas mempunyai akses terhadap sarana sanitasi dasar sehingga dapat mewujudkan komunitas yang bebas dari membuang air besar di sembarang tempat (ODF)
2. Setiap rumah tangga telah menerapkan pengelolaan air minum dan makanan yang aman di rumah tangga.
3. Setiap rumah tangga dan pelayanan umum dalam suatu komunitas (sekolah, kantor, puskesmas, pasar,  rumah makan, terminal) tersedia fasilitas cuci tangan (sarana cuci tangan, air dan sabun), sehingga semua  orang mencuci tangan dengan benar.
4. Setiap rumah tangga mengelola sampahnya dengan benar.
5. Setiap rumah tangga mengelola limbahnya dengan benar.

 
 











1 Sep 2014

I MISS YOU

Nggak terasa, rupanya lama sekali ya blog ini nggak diapa-apain. Busyeeettt deeh ternyata hampir 2 tahun. Baru buka lagi, rasanya kaangeeeeennnn buanget tapi apa daya, karena kesibukan yang lumayan menumpuk, jadi nggak sempat mau nulis lagi. Padahal sih kalau buka FB tiap hari :p
Heuheu.... apa kabarnya teman-teman blogerku, benar-benar rasanya aku merasa kangen. Jadi teringat sama yang namanya Fais, mas Willyo alsyah, mas Slamdunk, mas Satrio katrox (moga-moga udah gak katrox lagi ya, hihihihi ).... dan yang lain-lain.

Tuntutan kerjaan buanyak banget, kalau sampai rumah langsung direcokin sama si krucil-krucil. Meskipun ini juga hal-hal yang menyenangkan. Pokoknya dinikmati ajalah selagi bisa.

Kalau udah masuk pertengahan tahun dan menjelang akhir tahun begini, makin padat pekerjaan, harus tetep semangatlah.
Walau sebentar menulis, sedikit mengurangi rasa kangen, sekalian sambil ngetest apakah masih ingat cara buat postingan di blog ini heheheheh....